Bupati Bandung Dadang Supriatna Siapkan Strategi Kemandirian Ekonomi di RKPD 2027
SOREANG β Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menegaskan komitmennya untuk membawa Kabupaten Bandung menjadi daerah yang lebih mandiri secara ekonomi pada tahun 2027 mendatang. Langkah strategis ini diambil sebagai respon cepat atas berkurangnya dana transfer pusat (TKD) yang selama ini menjadi salah satu penopang anggaran daerah. Dalam forum strategis di Hotel Sutan Raja, Kang Dadang menekankan pentingnya optimalisasi pajak daerah dan percepatan digitalisasi pelayanan publik.
“Kita harus semakin mandiri dengan mengoptimalkan pajak daerah, memperkuat sistem digital, dan memastikan tata kelola yang akuntabel agar pembangunan tetap berjalan maksimal,” tegas Bupati Bandung Dadang Supriatna saat menghadiri kegiatan tersebut. Fokus utama pada tahun 2027 nanti adalah menciptakan lingkungan yang tangguh bencana serta memperkuat sektor UMKM guna menciptakan lapangan kerja baru.
Capaian Positif: IPM Naik hingga Puluhan Ribu Rutilahu Tuntas
Di tengah tantangan fiskal, Bupati Bandung Dadang Supriatna juga memaparkan sejumlah keberhasilan yang telah dirasakan langsung oleh masyarakat. Saat ini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung telah merangkak naik ke angka 75,58. Selain itu, daya beli masyarakat pun menunjukkan tren positif dengan mencapai angka 11,62 juta per kapita.
Sektor infrastruktur dasar dan kesejahteraan sosial juga menjadi sorotan utama dalam paparannya:
- Perbaikan Rutilahu: Sebanyak 29.320 unit Rumah Tidak Layak Huni telah selesai diperbaiki, dan sisanya akan dituntaskan melalui skema kolaborasi.
- Akses Air Bersih: Target 220 ribu sambungan air bersih PDAM terus didorong hingga tahun 2028.
- Pendidikan & Kesehatan: Program Beasiswa Ti Bupati (Besti) tetap berjalan, berdampingan dengan peluang investasi rumah sakit baru dan penambahan sekolah tingkat SMP.
Digitalisasi Pelayanan Publik Jadi Kunci di Tahun 2027
Menghadapi masa depan, Bupati Bandung Dadang Supriatna menilai bahwa pelayanan publik yang serba digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Penguatan sistem digital ini diharapkan mampu menutup celah kebocoran pendapatan dan mempercepat proses birokrasi bagi warga Kabupaten Bandung.
Dengan visi yang kuat, Kang Bandung optimistis bahwa meskipun dukungan dana dari pusat berkurang, Kabupaten Bandung tetap bisa melakukan pembangunan maksimal lewat inovasi dan kemandirian lokal. Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta pun terus dibuka lebar, terutama untuk proyek-proyek strategis yang berdampak langsung pada ekonomi kerakyatan.
Sumber Informasi: Diolah dari unggahan resmi akun Instagram @dadangsupriatna (Februari 2026).
Hot Hot Rekomendasi Hunian
Info kerjasama iklan properti? Hubungi Admin djabar.com








