Polsek Bojongsoang Jamin Keamanan Rumah Kosong, Warga Mudik Jadi Tenang

BOJONGSOANG, Djabar.com — Memasuki hari kedua libur Lebaran Idul Fitri 1447H, jajaran Polsek Bojongsoang bergerak cepat untuk memastikan keamanan wilayah, terutama di pemukiman yang ditinggalkan warga mudik. Personel piket fungsi, Aiptu Syahrial dan Aipda Yana, terpantau melaksanakan patroli kewilayahan guna mengantisipasi gangguan Kamtibmas. Fokus utama mereka adalah mencegah tindak kriminalitas C3 (Curat, Curas, dan Curanmor) yang rawan terjadi di saat rumah dalam keadaan kosong, seperti di Komplek Pemukiman GPA 2, RW 08-09, Desa Cipagalo, Minggu (22/3/2026).

Kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari arahan Kapolresta Bandung, Kombes Pol Dr. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., melalui Kapolsek Bojongsoang, Kompol Undi Kurnia, S.I.P. Langkah preventif ini diambil untuk memberikan rasa aman maksimal bagi masyarakat yang sedang merayakan kemenangan di kampung halaman masing-masing. Kehadiran polisi di tengah perumahan diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan yang mengincar aset warga.

Koordinasi Ketat Polsek Bojongsoang di Komplek GPA 2 Cipagalo

Dalam pantauan di lapangan, petugas melakukan dialog intensif dengan Saudara Asep, petugas keamanan (Satpam) di Komplek GPA 2. Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, terungkap fakta bahwa sekitar 35 persen warga di komplek tersebut telah berangkat mudik. Angka ini cukup signifikan sehingga memerlukan pengawasan ekstra dari tim keamanan internal maupun bantuan dari aparat kepolisian setempat.

Sistem pengamanan di Komplek GPA 2 sendiri patut diacungi jempol karena menerapkan pembatasan akses masuk. Dari total enam pintu gerbang yang ada, pengelola hanya memfungsikan satu pintu utama guna mempermudah pengawasan keluar-masuk kendaraan maupun orang asing. Langkah ini dinilai sangat efektif untuk memperketat skrining terhadap siapa saja yang berlalu-lalang di dalam area perumahan selama masa libur panjang ini.

Instruksi Keamanan dan Antisipasi Bahaya Kebakaran

Petugas dari Polsek Bojongsoang memberikan sejumlah penekanan penting kepada tim keamanan komplek. Salah satunya adalah instruksi untuk melakukan patroli estafet secara berkala ke rumah-rumah yang kosong. Petugas satpam juga diminta untuk tetap proaktif dan responsif dalam memeriksa identitas setiap orang asing yang masuk. Hal ini penting agar tidak ada celah bagi pelaku kejahatan untuk menyamar sebagai tamu atau kurir paket.

Selain ancaman kriminalitas, Aiptu Syahrial dan Aipda Yana juga mengingatkan aspek keselamatan lainnya, yakni potensi bahaya kebakaran. Korsleting listrik pada rumah yang ditinggalkan dalam waktu lama sering kali menjadi pemicu bencana yang merugikan. Oleh karena itu, pengecekan visual terhadap kondisi rumah tetap harus dilakukan secara rutin oleh petugas yang berjaga di lingkungan tersebut.

“Kami mengapresiasi langkah pengelola Komplek GPA 2 yang memberlakukan sistem satu pintu. Namun, kewaspadaan tidak boleh kendur. Kehadiran Polri di sini adalah untuk memastikan bahwa warga yang sedang mudik dapat tenang, karena lingkungan mereka tetap dalam pengawasan ketat,” tegas Kapolsek Bojongsoang, Kompol Undi Kurnia, S.I.P. Komitmen ini akan terus dijalankan sepanjang masa Operasi Ketupat Lodaya 1447H guna menciptakan situasi yang kondusif di seluruh wilayah hukum Kecamatan Bojongsoang.


Atribusi & Verifikasi

Laporan ini disusun berdasarkan rilis resmi dan monitoring lapangan tim Polsek Bojongsoang dalam agenda pengamanan wilayah selama masa libur Idul Fitri 1447H.

Sinergi Media

Konten ini diproduksi oleh tim redaksi djabar.com yang merupakan bagian dari jaringan media PT. Ragam Anak Daerah, bersinergi dengan ragamdaerah.com.