Bupati Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar Buka Hajat Khitanan Massal di Maleber

KABUPATEN KUNINGAN, Djabar.com — Ribuan masyarakat Desa Maleber, Kecamatan Maleber, tumpah ruah ke jalan untuk menyaksikan kemeriahan arak-arakan pengantin sunat yang menjadi tradisi ikonik setiap momen Idulfitri, Minggu (22/3/2026). Suasana penuh warna dan kegembiraan ini hadir dalam gelaran Hajat Desa Khitanan Massal (HDKM) yang digagas pemerintah desa bersama paguyuban perantau Imam Jaya. Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., yang hadir langsung di lokasi, mengaku takjub dengan soliditas warga yang tetap terjaga di tengah gempuran zaman.

Kegiatan ini bukan sekadar perayaan hura-hura, melainkan wujud nyata kepedulian sosial bagi warga kurang mampu. Anak-anak peserta khitanan diarak layaknya raja sehari, diiringi musik tradisional dan berbagai atraksi memeron yang memancing sorak sorai warga di sepanjang rute pawai. Salah satu daya tarik utamanya adalah ritual “Ngencar”, di mana para jagoan kecil yang mengenakan busana adat khas daerah diarak keliling desa menggunakan delman hias yang telah didekorasi sedemikian rupa.

Bupati Kuningan Puji Kolaborasi Perantau dan Pemerintah Desa

Dalam sambutannya, Bupati Kuningan menilai Desa Maleber sebagai role model bagi desa-desa lain dalam mempertahankan nilai kebersamaan. “Dari ratusan desa di Kabupaten Kuningan, Maleber mampu mempertahankan tradisi gotong royong dengan sangat apik. Kebersamaan antara pemerintah desa dan para perantau ini menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dian Rachmat Yanuar. Ia menegaskan bahwa kekompakan adalah kunci utama keberhasilan pembangunan, terutama dalam menyukseskan kegiatan sosial skala besar seperti ini.

Apresiasi senada datang dari Anggota DPR RI, Shohibul Imam, yang turut hadir di tengah kerumunan warga. Menurutnya, tidak semua desa memiliki kemampuan koordinasi yang kuat untuk melibatkan banyak pihak sekaligus memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga. Kolaborasi dengan paguyuban Imam Jaya (perantau) membuktikan bahwa sejauh apa pun warga Maleber merantau, hati mereka tetap tertambat untuk membangun kampung halaman tercinta.

Energi Positif untuk Pembangunan Desa Maleber

Rangkaian Hajat Desa Khitanan Massal dan pawai desa tahun 2026 ini resmi dibuka setelah Bupati Kuningan menabuh gendang sebagai simbol dimulainya acara. Gemuruh suara warga pun pecah saat pawai mulai bergerak. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Ujang Kosasih, yang juga hadir di lokasi menyebutkan bahwa kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan ini menjadi energi positif bagi fondasi kemajuan desa di masa depan.

Bagi warga Maleber, HDKM bukan hanya soal memeriahkan suasana pasca-Idulfitri, tapi juga ruang silaturahmi yang sakral. Tradisi ini menjadi ajang pengikat batin antara warga lokal dan mereka yang baru pulang dari perantauan. Dengan semangat “Ngencar” dan khitanan massal ini, Desa Maleber membuktikan bahwa kebudayaan dan aksi sosial bisa berjalan beriringan untuk menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan harmonis.

Sinergi Media

Konten ini diproduksi oleh tim redaksi djabar.com yang merupakan bagian dari jaringan media PT. Ragam Anak Daerah, bersinergi dengan ragamdaerah.com.