Korban Longsor di Pasirlangu Mendapat Pendampingan Psikologis dari DP3AKB Jawa Barat

Bandung Barat – Warga Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, yang terdampak longsor menerima bantuan psikologis dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat. Banyak dari mereka masih berjuang menghadapi kehilangan rumah, harta, dan anggota keluarga.

Menurut Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, reaksi stres yang dialami warga pasca-bencana adalah respons normal. Pendampingan psikososial diberikan untuk membantu mereka menenangkan diri, membangun rasa aman, dan mengembalikan kemampuan menghadapi kehidupan sehari-hari.

Tim pendamping hadir dengan cara mendengarkan secara aktif, mengamati kondisi warga, memastikan keselamatan, serta memfasilitasi akses ke bantuan dan kebutuhan dasar, terutama bagi ibu dan anak.

Pendampingan melibatkan konselor dan tenaga psikologi, bekerja sama dengan berbagai pihak seperti PUSPAGA Balarea, Forum Anak Daerah, Motivator Ketahanan Keluarga, tokoh KB setempat, TP PKK, serta dinas terkait di Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bandung.

Data DP3AKB menunjukkan, pengungsi longsor di Pasirlangu saat ini terdiri dari 203 perempuan dan 78 anak. Bantuan psikologis diharapkan memperkuat ketahanan mental mereka serta mendukung pemulihan sosial di tengah dampak bencana.

Sinergi Media

Konten ini diproduksi oleh tim redaksi djabar.com yang merupakan bagian dari jaringan media PT. Ragam Anak Daerah, bersinergi dengan ragamdaerah.com.