Jelang Ramadan, Harga Cabai dan Beberapa Komoditas di Bandung Naik, Tapi Masih Terkendali

Kota Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa menjelang Ramadan, beberapa komoditas pangan di Kota Bandung mengalami kenaikan harga, meski masih dalam batas wajar. Pemantauan intensif oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) di pasar tradisional menunjukkan belum ada lonjakan ekstrem yang mengganggu daya beli masyarakat.

“Secara umum harga masih terkendali. Ada kenaikan tipis pada beberapa komoditas hortikultura, terutama cabai, yang dipengaruhi oleh kondisi cuaca, tapi tidak melonjak tajam,” kata Farhan, Minggu (1/2/2026).

Berdasarkan laporan Disdagin, harga cabai rawit merah kini berada di kisaran Rp58.000 per kilogram, naik sekitar Rp9.000 dibandingkan periode sebelumnya. Meski naik, angka ini jauh lebih rendah dibandingkan lonjakan harga sebelumnya yang sempat menembus Rp80.000–Rp100.000 per kilogram.

“Kondisi sekarang justru lebih stabil dibandingkan saat kami sidak bersama Disdagin dan Bulog beberapa waktu lalu,” ucap Farhan.

Komoditas protein hewani seperti daging sapi, ayam, dan telur tercatat masih berada di harga normal. Per akhir Januari 2026, harga daging sapi Rp140.000 per kilogram, daging ayam Rp38.000 per kilogram, dan telur ayam Rp29.000 per kilogram.

“Di sektor perdagingan relatif aman, tidak ada gejolak harga signifikan,” jelas Farhan.

Farhan memastikan bencana longsor di Bandung Barat tidak mengganggu distribusi pangan ke Kota Bandung. Jalur distribusi tetap lancar sehingga pasokan dan harga di pasar stabil.

Menjelang Ramadan, Pemkot Bandung berkomitmen menjaga stabilitas harga pangan agar masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan tenang. “Kami tidak ingin warga menghadapi Ramadan dengan cemas soal harga pangan. Pemerintah hadir untuk memastikan pasokan aman, harga terkendali, dan daya beli tetap terjaga,” tegas Farhan.

Sebagai langkah antisipasi, Disdagin akan kembali menggelar Bazar Murah Utama (Bazmut) di 30 kecamatan. Program ini bertujuan menjaga keterjangkauan harga dan menekan potensi inflasi menjelang Ramadan hingga Lebaran.

“Bazar murah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi instrumen nyata untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen,” pungkas Farhan.

Sinergi Media

Konten ini diproduksi oleh tim redaksi djabar.com yang merupakan bagian dari jaringan media PT. Ragam Anak Daerah, bersinergi dengan ragamdaerah.com.