Ali Syakieb Tinjau Lokasi Ambruknya Kios Pasar Soreang, Audit Struktur Jadi Fokus Utama

KABUPATEN BANDUNG, Djabar.com — Insiden memilukan terjadi di Pasar Soreang, Kabupaten Bandung, pada Senin (16/3/2026). Sebuah bangunan kios ambruk dan menyebabkan empat orang menjadi korban, dengan satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, turun langsung ke lokasi kejadian untuk memastikan penanganan korban serta menginstruksikan investigasi menyeluruh.

Tiga korban luka saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RS Hermina. Ali Syakieb menegaskan, fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis terbaik, sambil melakukan langkah mitigasi di lokasi kejadian.

Investigasi Mendalam dan Audit Struktur

Pasca-evakuasi, tim gabungan yang terdiri dari Kepolisian, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin), serta BPBD langsung bergerak. Investigasi difokuskan pada kelayakan bangunan yang tercatat berdiri sejak tahun 2020 tersebut.

Tim teknis saat ini tengah melakukan audit terhadap 13 kios yang terdampak. Selain meneliti integritas struktur bangunan, tim juga mendalami faktor eksternal, termasuk dampak getaran dari penggunaan alat penggilingan di area pasar yang diduga turut berkontribusi terhadap kerentanan struktur.

“Kami tidak ingin menduga-duga. Audit struktur harus dilakukan secara objektif. Keselamatan nyawa masyarakat adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar,” ujar Ali Syakieb di sela peninjauan lapangan.

Menjaga Ekonomi Pedagang

Menghadapi momentum menjelang Idulfitri yang krusial bagi ekonomi pedagang, Ali Syakieb memberikan jaminan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan roda ekonomi terhenti. Jika hasil audit teknis menyatakan bangunan tidak lagi layak huni, Pemkab Bandung telah menyiapkan rencana relokasi agar pedagang dapat tetap beraktivitas.

“Prinsipnya, kegiatan ekonomi tetap harus berjalan, namun keselamatan nyawa tetap menjadi prioritas utama. Kita akan cari solusi terbaik agar pedagang tetap bisa berjualan, namun dengan rasa aman,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen untuk menyelesaikan proses investigasi ini secepat mungkin agar titik-titik rawan lainnya di lingkungan pasar dapat segera dibenahi. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses olah TKP dan audit berlangsung.

Sinergi Media

Konten ini diproduksi oleh tim redaksi djabar.com yang merupakan bagian dari jaringan media PT. Ragam Anak Daerah, bersinergi dengan ragamdaerah.com.