Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Selangor International Business Summit 2026

BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung mulai mematangkan langkah persiapan sebagai tuan rumah Selangor International Business Summit (SIBS), forum bisnis dan investasi yang akan mempertemukan pemerintah serta pelaku usaha dari Indonesia dan Malaysia, khususnya Provinsi Jawa Barat dan Negara Bagian Selangor.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menyampaikan bahwa pertemuan awal dengan delegasi Selangor menjadi pintu pembuka bagi penjajakan kerja sama investasi yang lebih konkret antara Bandung, Jawa Barat, dan Selangor.

Menurutnya, pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah diskusi mengenai potensi kolaborasi strategis, terutama di bidang investasi dan pengembangan ekonomi.

“Ini menjadi langkah awal untuk membangun sinergi antara Pemerintah Kota Bandung dan Selangor, khususnya dalam mendorong investasi serta pertumbuhan ekonomi,” ujar Iskandar di Balai Kota Bandung, Selasa (20/1/2026).

Ia menegaskan, penyelenggaraan SIBS melibatkan banyak pihak, tidak hanya Pemerintah Kota Bandung, tetapi juga Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta pemangku kepentingan strategis lainnya, termasuk BUMN dan pelaku usaha nasional.

“Skalanya sudah lintas daerah, bahkan regional. Karena itu, peluang kolaborasinya juga sangat luas, termasuk sektor manufaktur dan industri strategis yang melibatkan BUMN,” katanya.

Berdasarkan paparan Delegasi Selangor, hubungan ekonomi Indonesia dan Malaysia dinilai telah memiliki fondasi yang kuat. Indonesia tercatat sebagai salah satu tujuan utama ekspor Malaysia, sementara investasi Malaysia di Indonesia juga berada pada jajaran teratas di kawasan.

Selangor sendiri dikenal sebagai kontributor terbesar bagi perekonomian Malaysia, dengan kekuatan pada sektor jasa dan manufaktur, serta klaster strategis dan berkembang seperti teknologi, logistik, industri halal, dan life science.

Di sisi lain, Jawa Barat merupakan salah satu penggerak utama ekonomi nasional Indonesia, dengan sektor unggulan meliputi manufaktur, transportasi, logistik, serta perdagangan dan jasa.

Melalui SIBS, sejumlah sektor potensial direncanakan menjadi fokus kerja sama, di antaranya aerospace, perkeretaapian, otomotif, industri kreatif, teknologi, pariwisata kesehatan, waste to energy, urban mobility, hingga pengembangan properti dan konstruksi.

Forum ini juga dirancang lebih dari sekadar diskusi, dengan agenda business matching, pertemuan sektoral, kunjungan ke lokasi proyek potensial, serta pameran investasi dan pariwisata.

Pemerintah Kota Bandung menyambut baik rencana tersebut sebagai peluang strategis untuk memperluas jejaring investasi sekaligus memperkuat posisi Bandung sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi regional di kawasan ASEAN.

“Kami sangat terbuka terhadap kerja sama yang saling menguntungkan, tentu tetap sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi,” tutup Iskandar.

Selangor International Business Summit dijadwalkan berlangsung di Kota Bandung pada Juli 2026, dengan melibatkan unsur pemerintah, dunia usaha, serta para pemangku kepentingan dari kedua negara.

Sinergi Media

Konten ini diproduksi oleh tim redaksi djabar.com yang merupakan bagian dari jaringan media PT. Ragam Anak Daerah, bersinergi dengan ragamdaerah.com.