Bazar Ramadhan 2026 Kabupaten Bandung Diserbu Warga
KABUPATEN BANDUNG, Djabar.com β Ratusan warga memadati Lapangan Plaza Upakarti dalam gelaran Bazar Ramadhan 2026 Kabupaten Bandung yang berlangsung sejak 5 hingga 8 Maret 2026. Komoditas utama seperti beras dan minyak goreng menjadi incaran nomor satu, bahkan stok beras dilaporkan ludes lebih awal sebelum waktu operasional berakhir.
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean panjang warga yang tertib menunggu giliran. Sistem yang diterapkan panitia cukup teratur; warga harus mengantre untuk mendapatkan kupon terlebih dahulu, melakukan pembayaran, baru kemudian bisa mengambil barang di area truk yang telah disediakan.
Minyakita Dijual Murah, Beras Jadi Primadona
Salah satu daya tarik utama dalam bazar yang digagas oleh Disperdagin Kabupaten Bandung ini adalah harga Minyakita yang jauh di bawah harga pasar. Jika biasanya minyak goreng sawit ini dibanderol seharga Rp37.000 per 2 liter, di lokasi ini warga bisa membawanya pulang hanya dengan Rp31.000.
Meski harga minyak turun drastis, beras tetap menjadi produk unggulan yang paling dicari. Tingginya minat masyarakat membuat stok beras seringkali habis lebih cepat dibandingkan minyak goreng. Untuk memastikan pemerataan, panitia membatasi pembelian maksimal satu karton atau satu dus yang berisi enam botol per orang.
Dukungan Pemerintah Lewat Subsidi 50 Persen
Meski hadir di hari terakhir, antusiasme warga tidak surut. Diketahui sebelumnya, Bupati Bandung Dadang Supriatna (Kang DS) secara resmi membuka acara ini sekaligus meluncurkan Operasi Pasar Murah (OPM) Bersubsidi. Pemerintah menyalurkan ribuan paket sembako berisi beras premium, gula, minyak, dan terigu dengan nilai subsidi hampir 50 persen.
“Paket sembako senilai Rp164 ribu tersebut bisa ditebus oleh masyarakat dengan harga Rp83 ribu saja,” ungkap Kang DS saat pembukaan beberapa waktu lalu. Program ini dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat Soreang dan sekitarnya di tengah kenaikan harga pangan menjelang Ramadhan 1447 H.
Dorong Ekonomi Lokal dan UMKM
Selain menyediakan kebutuhan pokok murah, Bazar Ramadhan ini juga melibatkan sedikitnya 144 pelaku UMKM lokal asal Kabupaten Bandung. Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety Permanawati, berharap kegiatan tahunan ini bisa menjadi ajang penguatan ekonomi masyarakat sekaligus promosi produk-produk unggulan daerah.
Sembako murah di Plaza Upakarti ini terbukti menjadi oase bagi warga di tengah fluktuasi harga pasar. Harapannya, program serupa bisa terus diperbanyak terutama mendekati momen Idulfitri nanti.
Hot Hot Rekomendasi Hunian
Info kerjasama iklan properti? Hubungi Admin djabar.com








