Blak-blakan Soal Keuangan Daerah, Bupati Kuningan: Pemimpin Harus Siap Hadapi Kritik!

KUNINGAN, Djabar.com – Ada momen menarik saat Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Konsumen Karyawan Pemerintah Daerah (KOKAPPEMDAGRI) di Kabupaten Kuningan, Selasa (10/2/2026). Di hadapan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), Bupati Dian tidak hanya bicara soal koperasi, tapi juga membongkar kondisi fiskal daerah yang sedang dalam masa pembenahan.

Dian Rachmat menegaskan bahwa Pemerintah Daerah saat ini tengah melakukan langkah-langkah berani guna memulihkan kesehatan keuangan daerah. Hal ini mencakup penyesuaian anggaran hingga efisiensi belanja yang cukup ketat. Meski kebijakan tersebut kerap mengundang reaksi, ia mengaku tetap teguh pada pendiriannya.

“Menjadi pemimpin harus siap menghadapi kritik. Namun selama kebijakan diambil demi kebaikan masyarakat, maka harus dijalankan dengan tanggung jawab,” ujar Bupati Dian di hadapan para anggota koperasi.


Sentil Kedisiplinan Bayar Utang

Selain bicara soal APBD, Bupati juga memberikan “catatan merah” terkait pengelolaan internal koperasi. Ia mengingatkan bahwa keberlangsungan koperasi sangat bergantung pada kedisiplinan para anggotanya sendiri.

Bupati menyoroti masih adanya tunggakan pinjaman yang dilakukan oleh anggota. Menurutnya, hal ini bisa menjadi bom waktu yang merusak kinerja organisasi dan menurunkan nilai Sisa Hasil Usaha (SHU) yang diterima semua orang.

“Pengelolaan koperasi tidak boleh terjebak pola lama. Kita butuh SDM yang punya jiwa kewirausahaan dan melek teknologi agar tidak kalah saing dengan startup digital,” tegasnya mendorong transformasi koperasi menuju manajemen modern.


Apresiasi Lewat Beasiswa

Di balik pesan-pesan tegasnya, acara ini juga diwarnai momen haru saat Bupati menyerahkan bantuan pendidikan bagi anak-anak anggota koperasi yang berprestasi. Empat pelajar mulai dari jenjang SD hingga SMA terpilih menerima dana motivasi sebagai bentuk kepedulian sosial organisasi.

Ketua Pengurus KOKARPEMDAGRI, Otang Setiawan, melaporkan bahwa meski RAT tahun ini hanya dihadiri oleh 185 anggota karena keterbatasan anggaran dan tempat, partisipasi anggota tetap menjadi kunci utama kekuatan koperasi ke depan.

Sinergi Media

Konten ini diproduksi oleh tim redaksi djabar.com yang merupakan bagian dari jaringan media PT. Ragam Anak Daerah, bersinergi dengan ragamdaerah.com.