Board of Peace Donald Trump Tuai Kritik di Parlemen Malaysia
Kuala Lumpur – Anggota Parlemen Bangi, Syahredzan Johan (PH-Bangi), menegaskan pendirian pribadinya untuk menolak seluruh undangan acara yang diselenggarakan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kuala Lumpur. Sikap tersebut diambil sebagai bentuk protes terhadap berbagai kebijakan Presiden AS Donald Trump di tingkat global.
Pernyataan itu disampaikan Syahredzan dalam perbahasan titah diraja di Dewan Rakyat, Senin (26/1/2026). Dalam pidatonya, ia melontarkan kritik keras terhadap Amerika Serikat atas sejumlah tindakan yang dinilai tidak menghormati kedaulatan negara lain.
Ia menyoroti beberapa insiden kontroversial dan menegaskan perlunya Malaysia terus tampil sebagai suara kebenaran di panggung internasional. Menurutnya, perilaku Amerika Serikat telah melampaui batas dan tidak sejalan dengan prinsip-prinsip kedaulatan.
“Semua ini membuktikan bahwa Amerika Serikat tidak boleh lagi bermegah sebagai juara demokrasi dan hak asasi dunia,” ujar Syahredzan di hadapan anggota parlemen.
Sebagai dasar kritiknya, Syahredzan merujuk pada beberapa isu, di antaranya dugaan penculikan Presiden Venezuela Nicolás Maduro beserta istrinya yang disebut-sebut dibawa ke Amerika Serikat melalui operasi militer, isu keinginan AS untuk menguasai Greenland yang berada di bawah kedaulatan Denmark, serta pembentukan lembaga keamanan Board of Peace yang dikritik karena dinilai berpotensi menggantikan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Ia juga mempertanyakan kredibilitas lembaga tersebut dalam membicarakan perdamaian dunia, sementara konflik di Gaza hingga kini masih terus berlangsung.
Menutup pidatonya, Syahredzan menyerukan agar Malaysia tetap memainkan peranan penting di kancah internasional sebagai suara kebenaran, termasuk untuk menegur kekuatan besar ketika melampaui batas.
Mengutip mendiang Tunku Abdul Rahman, ia menyatakan Malaysia harus menjadi “pelita harapan dalam dunia yang sulit dan terganggu.” Meski negara kecil, menurutnya Malaysia memiliki suara yang penting di tengah situasi global yang penuh gejolak.
Hot Hot Rekomendasi Hunian
Info kerjasama iklan properti? Hubungi Admin djabar.com








