Gebrakan Persis Ramadan Expo! Bukan Sekadar Pameran, Ini Solusi Ekonomi Umat yang Nyata
KOTA BANDUNG, Djabar.com — Persis Ramadan Expo 2026 resmi menjadi ajang strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi umat melalui kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan pelaku usaha. Acara yang digelar di Bandung ini menarik perhatian banyak pihak, termasuk Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Ketua Umum PP Persis, Jeje Zaenudin, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah perwujudan konkret dari program kerja hasil Musyawarah Kerja Nasional. Bukan sekadar bazar, Persis Ramadan Expo menjadi wadah bagi pelaku usaha internal untuk memperkenalkan produk berkualitas mereka ke pasar yang lebih luas.
Identitas Bandung dan Kekuatan Wirausahawan Persis
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, melihat Persatuan Islam sebagai aset berharga bagi kota. Mengingat posisi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persis yang berbasis di Bandung, organisasi ini secara tidak langsung menjadi bagian tak terpisahkan dari wajah Kota Bandung.
Menurut Farhan, tokoh-tokoh Persis memiliki tradisi wirausaha yang kental. Ia mendorong agar tradisi ini terus dikembangkan agar kemandirian ekonomi umat tidak hanya menjadi wacana, tetapi menjadi kenyataan. Pemerintah Kota Bandung berkomitmen penuh menjaga dan mendukung setiap langkah Persis dalam memajukan ekonomi masyarakat.
“Sudah waktunya Persis hadir sebagai komunitas wirausahawan yang tangguh. Organisasi masyarakat keislaman wajib memiliki kemandirian ekonomi,” ungkap Farhan saat memberikan apresiasi dalam pembukaan acara tersebut.
Mendorong UMKM Persis ke Jaringan Distribusi Nasional
Antusiasme juga datang dari Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono. Ia menyoroti potensi besar produk-produk UMKM Persis untuk masuk ke dalam jaringan distribusi koperasi nasional. Ferry berharap agar expo ini dapat menjadi agenda tahunan yang mampu memicu optimisme pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Dalam kesempatan yang sama, Jeje Zaenudin menjelaskan bahwa pada tahap awal ini, expo memprioritaskan pelaku usaha dari wilayah Jawa Barat sebagai pilot project. Selama tiga hari, masyarakat disuguhkan dengan lebih dari 50 produk unggulan—mulai dari sektor pertanian, perkebunan, kuliner, hingga kategori perawatan tubuh (skincare) yang mencapai lebih dari 20 produk.
Transformasi Dakwah Melalui Ekonomi Syariah
Upaya Persis tidak berhenti di pameran produk. Mereka kini aktif membangun ekosistem ekonomi syariah yang lebih mapan. Melalui pembentukan Persis Halal Center dan lembaga pemeriksa halal, mereka membantu para pelaku usaha untuk mendapatkan sertifikasi yang diakui.
“Kami ingin mentransformasikan gerakan dakwah dari sekadar penyampaian pesan menjadi gerakan peradaban yang nyata melalui aktivitas ekonomi umat,” pungkas Jeje. Langkah ini membuktikan bahwa Persatuan Islam terus beradaptasi dan berinovasi untuk memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat luas.
Hot Hot Rekomendasi Hunian
Info kerjasama iklan properti? Hubungi Admin djabar.com








