Gebyar ABK Kompakk 2026: Membangun Kesadaran Inklusi dan Dukungan Nyata di Kota Bogor

BOGOR, 1 Februari 2026 – Kepedulian terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) kembali menjadi sorotan utama di Kota Bogor. Melalui gelaran Gebyar ABK Kompakk 2026 yang berlangsung di Bogor Great Mall, Minggu (1/2/2026), masyarakat diajak untuk lebih memahami pentingnya ekosistem inklusi yang ramah dan mendukung bagi tumbuh kembang anak.

Acara yang diikuti oleh kurang lebih 150 anak ini menjadi panggung bagi para ABK untuk menunjukkan potensi luar biasa mereka. Berbagai kegiatan seperti lomba mewarnai inklusi, fashion show, hingga unjuk bakat seni berhasil mengubah suasana mal menjadi ruang penuh inspirasi, canda, dan tawa.

Kehadiran Pemerintah sebagai Bentuk Dukungan Moril

Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, yang hadir langsung dalam acara tersebut, memberikan suntikan semangat bagi anak-anak maupun para orang tua. Kehadiran tokoh masyarakat di acara seperti ini dinilai sangat krusial untuk menghapus stigma negatif terhadap anak inklusi.

Miska, salah satu panitia sekaligus orang tua ABK, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan pemerintah.

β€œSentuhan dan semangat yang diberikan membuat kami merasa pemerintah hadir dan ikut memperhatikan para ABK di Kota Bogor. Hal ini memberikan kekuatan tersendiri bagi kami para orang tua,” ungkap Miska.

Menurutnya, dukungan pemerintah tidak hanya dalam bentuk seremonial, tetapi juga berupa kemudahan akses dan fasilitas dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan sosial yang melibatkan penyandang disabilitas.

Pesan Penting: Hentikan Stigma di Tempat Umum

Salah satu poin penting yang diangkat dalam Gebyar ABK Kompakk tahun ini adalah edukasi kepada masyarakat umum. Tantangan terbesar orang tua ABK seringkali bukan pada kondisi sang anak, melainkan pada pandangan masyarakat saat mereka berada di ruang publik.

Miska berpesan agar masyarakat lebih bijak saat bertemu ABK di tempat umum seperti mal atau taman. “Saya berharap masyarakat jangan hanya melihat fisik. Jika melihat anak yang sedang tantrum, jangan dianggap aneh atau gila. Itu adalah bagian dari cara mereka berkomunikasi, dan hal tersebut normal bagi anak inklusi,” tambahnya.

Penutup: Menuju Kota Bogor Ramah Inklusi

Kegiatan seperti Gebyar ABK Kompakk 2026 membuktikan bahwa dengan ruang dan dukungan yang tepat, Anak Berkebutuhan Khusus mampu bersinar dan percaya diri. Sinergi antara komunitas, orang tua, dan pemerintah diharapkan terus terjalin demi mewujudkan Kota Bogor sebagai kota yang benar-benar ramah bagi setiap anak, tanpa terkecuali.

Sinergi Media

Konten ini diproduksi oleh tim redaksi djabar.com yang merupakan bagian dari jaringan media PT. Ragam Anak Daerah, bersinergi dengan ragamdaerah.com.