Kabar Gembira! PBB di Bawah Rp100 Ribu Digratiskan, Adi Mulyadi Ajak Warga Bogor Serbu Diskon Pajak
KABUPATEN BOGOR, Djabar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) memberikan “karpet merah” bagi masyarakat dengan meluncurkan berbagai program insentif pajak yang berlaku hingga 31 Maret 2026. Kepala Bappenda Kabupaten Bogor, Adi Mulyadi, menegaskan bahwa langkah ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto, untuk meringankan beban warga sekaligus menggenjot partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah melalui sektor perpajakan.
PBB di Bawah Rp100 Ribu Gratis, Simak Syaratnya
Dalam dialog di Podcast Sora Bogor baru-baru ini, Adi Mulyadi membawa kabar segar bagi pemilik lahan kecil di wilayah Kabupaten Bogor. Ia menjelaskan bahwa wajib pajak perorangan dengan nilai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di bawah Rp100 ribu kini resmi digratiskan. Meski tidak perlu membayar, masyarakat tetap akan menerima Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) sebagai dokumen administrasi yang sah.
“Untuk PBB di bawah seratus ribu itu digratiskan, tapi masyarakat tetap mendapatkan SPPT sebagai dokumen administrasi,” jelas Adi. Selain itu, bagi masyarakat yang membayar PBB tahun 2026 sebelum tanggal 31 Maret, Pemkab Bogor juga memberikan diskon tambahan sebesar 10 persen.
Obral Diskon Tunggakan Hingga 40 Persen
Tak hanya bagi wajib pajak yang taat, Kepala Bappenda Kabupaten Bogor Adi Mulyadi juga menawarkan solusi bagi warga yang memiliki tunggakan lama. Pemerintah daerah memberikan pengurangan pokok pajak sebesar 30 persen untuk masa pajak 2021–2025, dan diskon fantastis sebesar 40 persen untuk tunggakan tahun 2012–2020, lengkap dengan penghapusan denda.
Bahkan, bagi warga yang memiliki “utang” pajak sejak tahun 1994 hingga 2011, terdapat peluang penghapusan pokok hingga 100 persen. Syaratnya, seluruh tunggakan di tahun-tahun setelah periode tersebut harus sudah dilunasi terlebih dahulu. “Maka segeralah manfaatkan program insentif tersebut hingga 31 Maret 2026,” ajak Adi kepada masyarakat.
Bayar Pajak Semudah Belanja Online
Untuk mendukung kemudahan ini, Bappenda terus melakukan inovasi digital. Saat ini, warga Bogor tidak perlu lagi mengantre panjang di kantor dinas. Sudah tersedia 18 kanal pembayaran mulai dari minimarket, marketplace, hingga dompet digital. Adi menargetkan jumlah kanal ini akan terus bertambah menjadi 22 titik pembayaran dalam waktu dekat.
Adi menekankan bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan warga akan kembali dalam bentuk nyata, seperti pembangunan jalan, fasilitas pendidikan, hingga program kesehatan gratis (UHC) 100 persen. “Pajak itu bukan hanya kewajiban, tapi investasi. Apa yang dibayarkan hari ini akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk infrastruktur dan layanan kesehatan,” pungkasnya.
Hot Hot Rekomendasi Hunian
Info kerjasama iklan properti? Hubungi Admin djabar.com








