Motoran Pantau Jalur Mudik, Bupati Dian Rachmat Temukan Harga Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu

KABUPATEN KUNINGAN, Djabar.com β€” Memasuki H-2 menjelang Idulfitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Kuningan melakukan akselerasi pengawasan lapangan. Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., bersama jajaran Forkopimda melakukan monitoring kesiapan infrastruktur dan stabilitas harga pangan dengan mengendarai sepeda motor, Kamis (19/3/2026).

Rombongan yang terdiri dari Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, hingga jajaran Kepala Perangkat Daerah bertolak dari Pendopo menyisir sejumlah titik krusial. Rute pemantauan meliputi Tugu Sejati, Posko Angkutan Lebaran BPTD Kelas I Jawa Barat di Sampora, Pasar Cilimus, hingga berakhir di Terminal Tipe A Kertawangunan.

Lonjakan Harga Daging dan Cabai di Pasar Cilimus

Motoran Pantau Jalur Mudik, Bupati Dian Rachmat Temukan Harga Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu

Fokus utama pemantauan adalah Pasar Cilimus, di mana aktivitas transaksi warga tampak berjubel menjelang hari raya. Bupati Dian mencatat adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas pangan utama yang berkisar antara 10 hingga 15 persen.

“Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan ada kenaikan, terutama pada daging dan cabai. Harga daging sapi yang biasanya Rp150 ribu kini mencapai Rp170 ribu per kilogram. Daging ayam di angka Rp44 ribu dan cabai rawit menyentuh Rp45 ribu,” ungkap Bupati Dian.

Uti (30), salah seorang pedagang sayuran di Pasar Cilimus, membenarkan kenaikan tersebut. Meski harga merangkak naik, ia menyebut stok barang masih sangat aman dan antusiasme pembeli tetap tinggi. “Biasa kalau mau lebaran ada kenaikan, tapi pembeli alhamdulillah ramai dan stok stabil,” ujarnya.

Strategi Tekan Inflasi dan Kesiapan Mudik

Menyikapi kenaikan harga tersebut, Pemkab Kuningan telah menyiapkan langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat. Program Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Operasi Pasar Murah diklaim efektif dalam menekan laju inflasi daerah di tengah momentum Lebaran.

Bupati Dian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menghindari perilaku belanja berlebihan (panic buying). “Stok aman, pasokan lancar, dan distribusi tidak ada kendala. Harga memang naik namun masih dalam batas terjangkau untuk momentum lebaran,” tegasnya.

Selain urusan logistik, rombongan Forkopimda juga memastikan kesiapan posko angkutan lebaran seiring meningkatnya arus kendaraan yang masuk ke wilayah Kuningan. Sinergitas lintas sektor antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah menjadi kunci utama dalam menjamin kelancaran arus mudik serta kenyamanan wisatawan yang akan berkunjung ke Kuningan.

“Persiapan Lebaran ini menyangkut banyak hal, mulai dari lalu lintas, sembako, hingga destinasi wisata. Kami hadir lengkap bersama Forkopimda untuk memastikan semuanya aman dan lancar,” pungkas Bupati.

Sinergi Media

Konten ini diproduksi oleh tim redaksi djabar.com yang merupakan bagian dari jaringan media PT. Ragam Anak Daerah, bersinergi dengan ragamdaerah.com.