Pemdes Bantarsari Rilis Laporan Realisasi APBDes 2025, Pendapatan Capai Rp3,6 Miliar
BOGOR — Pemerintah Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, resmi merilis Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2025. Laporan ini menjadi bentuk transparansi pemerintah desa kepada masyarakat terkait pengelolaan keuangan desa sepanjang tahun berjalan.
Berdasarkan laporan tersebut, total pendapatan desa pada tahun 2025 ditargetkan sebesar Rp3.640.356.987, dengan realisasi mencapai Rp3.601.259.019,72. Selisih lebih atau kurang dari target pendapatan tercatat sekitar Rp39 juta.
Pendapatan desa didominasi oleh pendapatan transfer, yang meliputi Dana Desa, Bagi Hasil Pajak dan Retribusi, Alokasi Dana Desa (ADD), Bantuan Keuangan Provinsi, serta Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota. Selain itu, pendapatan lain-lain juga turut menyumbang pemasukan desa.
Sementara itu, realisasi belanja desa tercatat sebesar Rp3.369.315.178,72 dari total anggaran belanja Rp3.403.574.587. Anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai bidang, di antaranya:
- Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa
- Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
- Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
- Bidang Pemberdayaan Masyarakat
- Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat, dan Mendesak Desa
Dari hasil realisasi pendapatan dan belanja tersebut, Desa Bantarsari mencatat surplus anggaran sebesar Rp231.943.841.
Pada pos pembiayaan, penerimaan pembiayaan terealisasi sebesar Rp5.038.559, sementara pengeluaran pembiayaan mencapai Rp236.782.400, sehingga pembiayaan netto tercatat minus dan ditutup melalui mekanisme anggaran berjalan.
Kepala Desa Bantarsari, H. Lukmanul Hakim, S.Ag, menegaskan bahwa laporan realisasi APBDes ini merupakan wujud komitmen pemerintah desa dalam menerapkan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan tata kelola keuangan desa yang baik.
“Pengelolaan APBDes dilakukan secara hati-hati dan berorientasi pada kepentingan masyarakat desa, baik dalam pelayanan pemerintahan maupun pembangunan,” ujarnya.
Pemerintah Desa Bantarsari berharap laporan ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus menjadi dasar evaluasi untuk perencanaan pembangunan desa di tahun berikutnya.
Hot Hot Rekomendasi Hunian
Info kerjasama iklan properti? Hubungi Admin djabar.com








