Pertahankan Prestasi Nasional, Pemkab Sumedang Tetapkan Strategi Inklusi Keuangan TPAKD 2026

SUMEDANG, DJABAR.COM β€” Setelah sukses menyabet penghargaan TPAKD Award 2025 sebagai yang terbaik di wilayah Jawa-Bali, Pemerintah Kabupaten Sumedang resmi menetapkan arah program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) untuk tahun 2026.

Dalam Rapat Pleno yang digelar di Gedung Negara, Rabu (4/2/2026), Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menegaskan bahwa TPAKD harus menjadi instrumen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan inklusi keuangan.

Fokus Utama: Perlindungan Usaha dan Akses Modal

Wakil Bupati Fajar memaparkan bahwa program kerja tahun ini dirancang secara komprehensif untuk menjawab tantangan ekonomi riil. Beberapa poin krusial yang menjadi fokus meliputi:

  • Perluasan Inklusi: Penguatan program Laku Pandai (layanan tanpa kantor) dan Simpanan Pelajar (Simpel) di sekolah serta pesantren.
  • Pembiayaan KURDA: Optimalisasi kredit untuk melawan rentenir bagi pelaku usaha mikro.
  • Asuransi Usaha: Perlindungan bagi petani (AUTP) dan peternak (AUTS/K) untuk menjaga ketahanan usaha dari risiko guncangan ekonomi.

“Kami ingin memastikan petani di Ujungjaya dan pelaku wisata di Rancakalong masuk dalam ekosistem keuangan yang terintegrasi, sehingga ada nilai tambah ekonomi yang tercipta,” ujar Wabup Fajar.

Inovasi Program BEREHAN

Salah satu terobosan baru yang diperkenalkan adalah program BEREHAN (Kurban ASN). Inovasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Rakorda TPAKD Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat sinergi sosial-ekonomi di lingkungan instansi pemerintah dan lembaga jasa keuangan.

Capaian Gemilang Tahun 2025 sebagai Fondasi

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Sumedang, Mulyani Toyibah, melaporkan bahwa kinerja TPAKD sepanjang 2025 melampaui target secara signifikan:

  • Laku Pandai: Merealisasikan 3.560 agen (Target: 1.230 agen).
  • Simpanan Pelajar: Menjangkau 7.958 nasabah baru (Target: 4.330 nasabah).
  • KURDA: Intensitas sosialisasi meningkat guna memberantas praktik rentenir.

Target Ambisius Tahun 2026

Menyongsong tahun 2026, TPAKD Sumedang menetapkan target yang lebih spesifik:

  1. Sektor UMKM: Menargetkan 240 debitur KURDA.
  2. Sektor Pertanian: Mengamankan 200 polis asuransi usaha tani untuk lahan seluas 230 hektare di Ujungjaya guna mendukung ketahanan pangan dan program makan bergizi gratis.
  3. Sektor Pelajar: Penambahan 8.400 nasabah Simpel untuk meningkatkan literasi keuangan sejak dini.

Rapat ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi dari OJK Tasikmalaya, Bank Indonesia Perwakilan Jabar, serta Bursa Efek Indonesia Jabar sebagai bentuk komitmen lintas sektor.

Sinergi Media

Konten ini diproduksi oleh tim redaksi djabar.com yang merupakan bagian dari jaringan media PT. Ragam Anak Daerah, bersinergi dengan ragamdaerah.com.