Realisasi Investasi Jawa Barat Tertinggi Nasional, Tembus Rp296,8 Triliun pada 2025

Provinsi Jawa Barat kembali menegaskan posisinya sebagai destinasi investasi terbaik dan unggul di Indonesia sepanjang 2025. Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM RI, realisasi investasi di Jawa Barat mencapai Rp296,8 triliun atau setara 109,9 persen dari target yang ditetapkan, sekaligus menjadi capaian tertinggi secara nasional.

Di posisi kedua, Provinsi DKI Jakarta mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp270,9 triliun. Selanjutnya, Jawa Timur menempati peringkat ketiga dengan nilai Rp145 triliun, disusul Banten sebesar Rp139,2 triliun, dan Sulawesi Tengah di posisi kelima dengan capaian Rp127 triliun.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengapresiasi kontribusi berbagai pihak dalam menjaga iklim investasi yang kondusif, inklusif, dan berkelanjutan. Tingginya capaian tersebut dinilai mencerminkan terjaganya kepercayaan dunia usaha, baik dari dalam maupun luar negeri, terhadap stabilitas dan kepastian investasi di Jawa Barat.

Secara tahunan, realisasi investasi Jawa Barat pada 2025 tercatat mengalami peningkatan signifikan sebesar 18,21 persen dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka Rp251,14 triliun. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi serta minat investasi di berbagai sektor strategis di wilayah tersebut.

Dari total realisasi investasi, Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar Rp147,02 triliun, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp149,8 triliun. Komposisi ini menunjukkan kontribusi yang relatif seimbang antara investor domestik dan asing dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Keseimbangan antara PMA dan PMDN dinilai menjadi indikator penting bahwa pembangunan ekonomi Jawa Barat tidak hanya bergantung pada modal asing, tetapi juga diperkuat oleh pelaku usaha nasional. Investasi yang masuk diharapkan tidak hanya mencatatkan angka besar, tetapi juga memberikan dampak nyata berupa penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM, serta pemerataan pembangunan di berbagai wilayah.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan birokrasi, penyederhanaan perizinan, serta penguatan infrastruktur pendukung investasi, termasuk pengembangan kawasan industri dan peningkatan konektivitas antarwilayah.

Capaian realisasi investasi yang melampaui target ini dinilai menjadi sinyal positif bagi perekonomian Jawa Barat di tengah dinamika global yang penuh tantangan. Dengan kinerja tersebut, Jawa Barat diharapkan tetap menjadi destinasi utama investasi nasional sekaligus berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan tetap menjunjung prinsip keberlanjutan, kelestarian lingkungan, dan kearifan lokal.

Sinergi Media

Konten ini diproduksi oleh tim redaksi djabar.com yang merupakan bagian dari jaringan media PT. Ragam Anak Daerah, bersinergi dengan ragamdaerah.com.